Manfaat Buah Alpukat Untuk Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi

- oleh Fransisca Vita Febriana

Artikel oleh TIM Penyuluhan Kesehatan STIKES PANTI KOSALA

 

Alpukat termasuk salah satu buah terbaik untuk memenuhi kebutuhan gizi balita di masa tumbuh kembangnya. Sebab buah ini mengandung beragam vitamin dan mineral penting yang bisa membantu mengoptimalkan tumbuh kembang balita, seperti Vitamin C, Vitamin E, Vitamin K, Zat Besi, Asam Folat, Kalium, dan Antioksida. Berikut adalah manfaat alpukat untuk bayi yang bisa di dapatkan jika dikonsumsi secara rutin.

  1. Sumber protein : dibandingkan buah lainnya, alpukat memiliki kandungan yang paling tinggi. Protein sendiri diketahui membawa banyak manfaat bagi tubuh. Diantaranya adalah sebagai antibodi untuk mengangkat zat asing yang masuk ke tubuh, pembentukan struktur sel, membantu pertumbuhan, memperbaiki jaringan dan sel tubuh yang rusak, dan mengangkut lemak, vitamin, mineral dan oksigen ke seluruh tubuh.
  2. Mendukung perkembangan otak berkat kandungan asam lemak omega 3 yang ada di dalamnya. Jika perkembangan otak bayi berjalan baik, maka ia pun akan cepat belajar dan berprestasi di masa depan
  3. Melindungi hati dan jantung : bila bayi rutin mengkonsumsi alpukat sejak dini, organ-organ vital di tubuhnya seperti jantung dan hati akan lebih kuat dan terlindungi dari risiko kerusakan, sebab, di samping mengandung kolesterol baik yang membantu memperkuat pembuluh jantung dan meringankan kerja organ hati, alpukat mengandung senyawa anti oksidan kuat bernama Glutathione. Senyawa tersebut dikatakan ampuh melawan radikal bebas dan berbagai virus yang berisiko membahayakan tubuh, termasuk virus hepatitis yang mengancam organ hati bayi.
  4. Mempercepat penyembuhan luka : berkat adanya kandungan Vitamin K, manfaat alpukat pada bayi dapat membantu mempercepat berhentinya perdarahan yang ia alami. Sementara, kandungan Vitamin E di dalamnya regenerasi sel-sel kulit berlangsung lebih cepat agar luka bayi segera tertutupi lapisan kulit baru.
  5. Menangkal radikal bebas : anti oksidan Glutathione pada alpukat juga membantu meningkatkan kekebalan tubuh bayi secara menyeluruh terhadap ancaman radikal bebas yang membahayakan kesehatan.
  6. memperlancar proses pencernaan : manfaat alpukat untuk bayi juga dapat menghindarkannya dari risiko konstipasi dan menjaga sistem pencernaanya tetap sehat, sebab alpukat membantu mengatur kadar asam pada perut sehingga sistem pencernaan bayi lebih lancar. Dengan kata lain, selain membantu memenuhi kebutuhan nutrisi balita, alpukat juga menjaga sistem metabolisme tubuh bayi berjalan dengan baik.
  7. Memperkecil risiko obesitas : kandungan karbohidrat di dalam alpukat hanya sedikit, sehingga tidak akan meningkatkan kadar gula dalam tubuh bayi. Hal ini akan mencegah bayi kelebihan mengkonsumsi gula sekaligus dapat memperkecil risiko obesitas. Dengan demikian, buah alpukat sangat baik untuk dijadikan menu MPASI bayi tanpa perlu khawatir ia akan menjadi gemuk.
  8. Mencegah anemia : alpukat tidak mengantung zat besi tinggi. Namun kandungan vitamin C, vitamin B6, folat, dan riboflavin pada alpukat berfungsi untuk membantu penyerapan zat besi yang diketahui baik untuk mencegah anemia. Zat besi juga berperan penting dalam mengoptimalkan kecerdasan dan perkembangan motorik bayi.

 

 

Sumber :

https://www.ibudanbalita.com/artikel/4-manfaat-konsumsi-alpukat-untuk-balita

https://www.halodoc.com/artikel/manfaat-alpukat-sebagai-mpasi-untuk-bayi

https://www.okadoc.com/id-id/blog/kesehatan/manfaat-alpukat-sebagai-mpasi