• 25 tahun mengabdi

  • Olah Raga

  • Wisuda

  • Pendaftaran online banner

  • Belajar

  • Pelatihan Perawatan Luka

  • Fasilitas

  • Pelatihan BTCLS 2020

  • Pemasangan Kap

Orang yang tidak cukup berani mengambil resiko, tidak akan meraih apapun di dalam hidup ini (Muhammad Ali) Perlu seumur hidup untuk menunggu orang lain mempercayai anda, lebih baik mulailah dengan mempercayai diri sendiri lebih dahulu (Chef) Perubahan adalah sesuatu yang wajar tidak tersanjung bila sukses, dan tidak patah semangat bila gagal (Dirk Mathisan) Berikanlah sebanyak mungkin waktu untuk memperbaiki diri sehingga anda tidak punya waktu lagi untuk mengkritik orang lain (Thomas Jefferson) Melakukan hal biasa dengan cara luar biasa akan membawa anda ke masa depan yang luar biasa
Informasi Lowongan Dosen STIKES Panti Kosala
Kamis 1 April 202110:09 WIB

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Panti Kosala merupakan salah satu badan usaha di bawah naungan YAYASAN KESEHATAN PANTI KOSALA yang memiliki 2 rumah sakit yaitu RS Dr. OEN KANDANG SAPI SOLO dan RS. Dr. OEN SOLO BARU yang berada di Surakarta, Jawa Tengah. Adapun program studi di STIKES Panti Kosala yaitu :

  1. Diploma III Keperawatan
  2. S1 Adm. Rumah Sakit (ARS)

Saat ini STIKES Panti Kosala sedang berupaya meningkatkan kualitas kedua program studi tersebut, sehingga membutuhkan tambahan dosen di masing-masing program studi tersebut.

Berkenaan dengan hal tersebut, maka STIKES Panti Kosala membuka lowongan dosen di Institusi kami

Pendaftaran Mahasiswa Baru
Jumat 11 Desember 202014:14 WIB

"Beberapa orang mencapai kesuksesan besar, adalah bukti bagi semua orang bahwa, orang lain juga dapat mencapainya."

-Abraham Lincoln

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PANTI KOSALA

Membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2021/2022

Program Studi :

  1. Sarjana Administrasi Rumah Sakit (Konsentrasi Rekam Medis)
  2. DIII Keperawatan

GRATIS Biaya Pendaftaran diperpanjang s/d Maret 2021

More Info dapat menghubungi :

WA : 0822 4155 9913

Pengumuman Pendaftaran Online
Kamis 26 Maret 202009:14 WIB
APRESIASI UNTUK TENAGA KESEHATAN DALAM PENANGANAN PANDEMI VIRUS CORONA
Selasa 17 Maret 202009:58 WIB

 

 

Rumah Sakit harus tetap buka, harus tetap SIAP SIAGA melayani semua yang membutuhkan pertolongan kesehatan. Banyak karyawan dianjurkan bekerja dari rumah untuk social distance, akan tetapi dokter, perawat dan petugas kesehatan lainnya harus tetap masuk dan bekerja. Di saat semua orang harus menjaga jarak satu sama lain, tetapi petugas kesehatan justru harus memberikan sentuhan penuh kasih ketika melayani pasien tanpa rasa takut dengan tetap menerapkan kewaspadaan universal.
 
Untuk itu kami memberikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh dokter, perawat dan petugas kesehatan lain, secara khusus untuk seluruh ALUMNI AKADEMI KEPERAWATAN PANTI KOSALA yang terlibat dalam pelayanan langsung maupun tidak langsung dalam menangani pasien COVID-19, teruslah bekerja tanpa kenal lelah, tanpa mengeluh, bekerja dalam senyap, menjadi berkat buat sesama.
 
Tetaplah semangat, kami mendukung dalam doa. Semoga Bapak/Ibu/Sdr. semua senantiasa diberkati kesehatan dan kekuatan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Dan semoga semua segera kembali membaik seperti semula. APRESIASI DAN DOA TULUS DARI  KAMI,  SEMANGAT,,,,SEMANGAT,,,SEMANGAT!!!
 
Sukoharjo, 16 Maret 2020
CIVITAS AKADEMIKA: AKADEMI KEPERAWATAN PANTI KOSALA
PENDAFTARAN MAHASISWA BARU 2020/2021
Jumat 10 Januari 202011:37 WIB

Yayasan Kesehatan Panti Kosala sebagai yayasan sosial yang tidak berazas agama tertentu, dengan semangat pengabdian almarhum dr. Oen Boen Ing (pendiri) memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui 3 badan usaha, yakni : RS Dr. OEN KANDANGSAPI, RS Dr. OEN SOLO BARU, dan AKPER PANTI KOSALA SURAKARTA.

          Dalam suasana kompetitif (di mana kualitas terbaik merupakan tuntutan yang harus dipenuhi) di berbagai bidang kehidupan menjadi pemacu semangat AKPER PANTI KOSALA SURAKARTA untuk mempertahankan dan mengembangkan keunggulan proses belajar mengajar. Untuk menjawab tantangan pemenuhan mutu terbaik dan kebutuhan rumah sakit dan institusi pelayanan kesehatan lain, maka AKPER PANTI KOSALA SURAKARTA siap mengantar Anda untuk menggapai prestasi terbaik.

 

 

Syarat Pendaftaran :

  1. Warga Negara Indonesia, Lulusan SMA Sederajat
  2. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan tidak buta warna
  3. Pendaftar harus datang sendiri untuk mengisi formulir pendaftaran dan pengukuran berat dan tinggi badan
  4. menyerahkan : Fotokopi STTB (dilegalisir), fotokopi Daftar Nilai Ebta atau Transkrip Nilai, Pasfoto ukuran 4 x 6 : 3 (tiga) lembar

Waktu Pendaftaran

  • Bulan Januari s.d. Agustus 2020
  • Setiap hari kerja (Senin s.d. Sabtu, mulai pukul 08.00 s.d. 15.00 WIB)

Biaya Pendaftaran

  • Rp. 250.000,00

Seleksi Uji Tulis 

  • Januari s.d. Agustus 2020
Menristekdikti Umumkan Klasterisasi Perguruan Tinggi Indonesia 2019, Fokuskan Hasil dari Perguruan Tinggi
Senin 19 Agustus 201909:22 WIB
HATI-HATI, BODY SHAMING BISA TIMBULKAN MASALAH PSIKOLOGIS
Kamis 22 April 202116:22 WIB

Mengomentari masalah fisik dan penampilan seseorang biasa dikenal dengan sebutan body shaming. Tanpa kita sadari, mungkin kita pernah melakukannya, atau justru kita sendiri yang mendapatkan perlakuan semacam itu. Mungkin dengan maksud bercanda, tapi niat bercanda itu ternyata berdampak negatif. Body shaming menjadi persoalan serius sejak beberapa tahun terakhir. Baik di media sosial, melalui chat, atau secara langsung, banyak orang-orang di sekitar kita yang melakukan body shaming.

Sakinah (2018) dalam penelitiannya memaparkan bahwa teknologi telah memberikan kemudahan dalam mengakses informasi melalui media apapun. Hal tersebut memunculkan tren yang berkembang di masyarakat termasuk tren menyangkut penampilan dan gaya hidup. Muncul standar ideal terkait dengan bentuk tubuh. Penggunaan media sosial dimana banyak foto, video, artikel, dan publikasi lainnyaseputar kecantikan, perawatan tubuh, maupun kesehatan secara tidak langsung seolah menjadi standar tentang bagaimana seharusnya seseorang terlihat. Hal ini tanpa disadari telah membuat kita melihat ketidaksempurnaan pada diri sendiri dan orang lain, membuat banyak orang menjadi sulit untuk mencintai dan menghargai dirinya sendiri, juga orang lain sehingga timbul body shaming.

Mengutip penjelasan dr. Arina Heidyana dari KlikDokter, dampak body shaming sangatlah tidak sehat yaitu menyebabkan harga diri rendah, kemarahan, stres, ingin melukai diri sendiri, gangguan dismorfik tubuh, dapat memicu penyakit-penyakit yang tidak diinginkan, bahkan kematian.  Selain itu, fungsi tubuhnya dapat bermasalah, seperti gangguan menstruasi, berkeringat, gangguan makan yang sering disembunyikan,  perilaku makan tidak sehat sehingga memiliki kualitas hidup yang buruk. Bahkan, menurut data dari ANAD (Association of Anorexia Nervosa And Associated Disorders), setidaknya satu orang meninggal setiap 62 menit akibat body shaming,.

Bagi mereka yang bisa menghadapinya dengan sikap positif, cenderung akan cuek terhadap tindakan body shaming yang dilakukan terhadapnya. Namun, tidak sedikit juga yang sampai mengalami masalah serius. Dalam survei online yang dilakukan oleh Mental Health Foundation, 31% remaja merasa malu terhadap tubuhnya, 35% orang dewasa pernah merasa depresi terhadap tubuhnya, dan 13% orang dewasa merasa ingin bunuh diri karena kekhawatiran tentang citra tubuhnya sendiri.

Kita tidak boleh menganggap remeh hal ini, Lebih berhati-hatilah dalam mengeluarkan suatu perkataan atau candaan, baik secara langsung atau lewat media sosial. Karena, kita tidak pernah benar-benar tahu bahwa ternyata orang tersebut menganggap serius sebuah perkataan hingga membuatnya stres. Dampak psikologis body shaming bisa dihindari dengan cara lebih menghargai dan mencintai diri sendiri, serta tidak membandingkan diri dengan orang lain.

Mulai sekarang, hentikan body shaming dan berusahalah untuk lebih peka terhadap omongan yang diucapkan.

 

Sumber :

  1. Sakinah. 2018. “Body Shaming, Citra Tubuh, Dampak dan Cara Mengatasinya”
  2. KlikDokter.
Mengapa Kita Perlu Cukup Tidur
Jumat 16 April 202109:57 WIB

Kebutuhan tidur setiap orang berbeda-beda sesuai dengan usianya. Untuk memenuhi kebutuhan tidur yang sehat, selain memperhatikan kuantitas (lamanya tidur) juga perlu memperhatikan kualitas tidur. Tidur merupakan waktu bagi tubuh untuk beristirahat. Tidur berkontribusi dalam menjaga kondisi fisiologis dan psikologis. Tubuh membutuhkan tidur secara rutin untuk memulihkan proses biologis tubuh. Gangguan tidur bisa terjadi pada siapapun termasuk pada anak – anak maupun remaja. Anak usia sekolah membutuhkan waktu tidur 10 jam dan pada remaja kebutuhan tidur yang sehat adalah 8-9 jam sehari. Gangguan tidur bisa terjadi pada anak sekolah dan remaja karena berbagai sebab diantaranya aktivitas yang meningkat di luar rumah yang bisa mengurangi waktu tidur dan saat ini banyak anak dan remaja memiliki kebiasaan bermain gadget bahkan akibat bermain gadget membuat mereka lupa waktu hingga tidur sampai larut malam.

Kalau kita kurang tidur maka akibat yang akan kita alami adalah :

  1. Terganggunya konsentrasi ketika sedang belajar atau membutuhkan untuk mengingat sesuatu yang sudah atau yang belum dikerjakan sebelumnya;
  2. Memperburuk kondisi kesehatan tubuh
  3. Kulit terlihat lebih tua, kulit akan kelihatan pucat dan kusam, mata akan terlihat bengkak
  4. Hilang fokus saat berkendara, hal ini sangat berbahaya kalau kita sedang menyetir/membawa mobil atau motor
  5. Munculnya obesitas atau kegemukan. Ketika kita selalu terjaga di malam hari maka akan terjadi peningkatan rasa lapar dan hasrat atau nafsu makan yang selalu ingin tersalurkan yang akan memicu obesitas
  6. Stres  yang meningkat
  7. Sering lupa

Dengan melihat 7 ancaman akibat kurang tidur tersebut, maka sangat penting kita memastikan terpenuhinya kuantitas dan kualitas tidur kita setiap hari. Untuk bisa memenuhi kebutuhan tidur yang sehat maka ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan :

  1. Dua jam sebelum tidur hindari rokok dan minuman beralkohol. Rokok bisa merupakan stimulan bagi pusat syaraf manusia yang membuat susah tidur
  2. Tetapkan waktu tidur yang teratur
  3. Sempatkan untuk berolahraga setiap hari. Tubuh yang selalu aktif secara fisik selain baik untuk Kesehatan secara umum juga sangat membantu untuk bisa tidur dengan nyenyak di malam hari, tetapi jangan berolahraga mendekati jam tidur karena bisa membuat kita sulit tidur
  4. Jangan terlalu banyak memikirkan masalah ketika menjelang tidur malam. Tenangkan pikiran dan mental.

 

Sumber :

P2PTM Kemenkes RI, 2018

Potter. Patricia A. dan Anne Griffin Perry.2010. Fundamental Keperawatan. Edisi 3.  Volume 7. Alih Bahasa Diah A. Fitriani. EGC, Jakarta

TETAP PRODUKTIF SAAT PANDEMI COVID-19
Senin 5 April 202111:35 WIB

Pandemi COVID-19 masih berlanjut hingga saat ini sehingga merubah banyak hal, mulai dari aktivitas sehari-hari, aktivitas bekerja, begitupun dengan aktivitas lain yang sebelumnya mengharuskan untuk bertatap muka secara langsung sekarang dilaksanakan secara daring/online.

Kondisi demikian, menuntut kita untuk terus menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan kebiasaan yang baru. Walaupun harus melakukan aktivitas dari rumah, kita harus tetap melakukannya secara aktif, produktif, dan kreatif. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar tetap produktif saat pandemi Covid 19.

1. Membuat jadwal harian

Buat jadwal harian atau daftar pekerjaan yang harus diselesaikan setiap hari. Hal ini akan memudahkan untuk fokus juga dapat digunakan sebagai panduan mana pekerjaan yang sudah dikerjakan dan mana pekerjaan yang harus segera diselesaikan agar tidak ada pekerjaan yang terlewat.

2. Menentukan ruang kerja/belajar

Agar saat bekerja tetap nyaman dan tidak terganggu, maka pilihlah salah satu sudut ruangan/rumah sebagai ruang kerja secara khusus. Usahakan untuk menggunakan kursi dan meja saat bekerja agar tidak mudah mengantuk atau malas dalam melakukan aktivitas.

3. Disiplin dengan waktu

Bekerja/belajar dari rumah tentunya memberikan jam kerja yang lebih fleksibel. Akan tetapi karena tidak ada pengawasan langsung dari atasan atau dari guru, maka pastikan kita bisa disiplin waktu dalam bekerja/belajar. Jangan sampai sering meninggalkan pekerjaan/tugas untuk urusan lain yang akhirnya menghambat penyelesaian tanggung jawab.

4. Jangan banyak menggunakan handphone

Handphone mungkin akan menjadi salah satu sumber godaan tersendiri saat melakukan bekerja/belajar di rumah. Maka dari itu kita harus berusaha untuk mengendalikan diri dalam menggunakan handphone. Gunakan handphone sewajarnya pada saat bekerja/belajar.

5. Menghirup udara segar dan menjaga asupan makan

Sekedar menghirup udara segar untuk pergi ke halaman depan atau belakang rumah dapat membantu menghilangkan kebosanan dengan suasana kerja/belajar yang mungkin sedikit monoton. Menjaga asupan makan juga sangat penting untuk menjaga kesehatan. Pastikan sarapan yang baik dan jadwalkan istirahat, makan siang sesuai jam istirahat di kantor/sekolah.

6. Berolahraga

Walaupun saat ini sedang pandemi jangan lupa untuk menyempatkan diri berolahraga. Olahraga sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh.

Semoga tips ini dapat membantu kita untuk tetap aktif, dan produktif.

 

Sumber :

Pratiwi, Y. R.2020. Kementerian Keuangan RI. https://www.djkn.kemenkeu.go.id

Manfaat Tomat dalam Menurunkan Resiko Kanker
Rabu 31 Maret 202113:51 WIB

Setiap bagian tubuh kita terbentuk dari sel-sel yang bersama-sama membentuk suatu komponen, mulai dari darah dan kulit hingga otot dan organ. Sel tidak bertahan hidup lama sehingga secara teratur akan membelah diri atau berkembang menjadi berlipat ganda. Jika dalam proses normalnya sel-sel tersebut kehilangan kendali dan memperbanyak diri di luar kendali, maka terbentuklah gumpalan-gumpalan atau tumor. Berawaldari tumor bisa menjadi kanker.

Penyakit kanker dapat dicegah dengan berbagai makanan dan buah. Makanan dan buah yang mengandung likopen yang berkhasiat untuk mencegah terjadinya kanker. Salah satunya adalah buah tomat. Tomat mengandung likopen yang terbukti bermanfaat untuk mencegah berbagai penyakit kanker, terutama kanker prostat. Dr. Wiliiam Dahut dari Institut Kanker Nasional AS menyatakan bahwa konsumsi 3 buah tomat dalam seminggu dapat mencegah kanker prostat.

Selain dapat mencegah kanker prostat, likopen juga dapat mencegah jenis kanker-kanker yang lain seperti kanker pada saluran pencernaan. Likopen sangat bermanfaat untuk menghambat oksidasi yang disebabkan oleh bakteri serta menghambat pembentukan N-nitrosamin yang dapat menyebabkan kanker pada saluran pencernaan.

Begitu banyak manfaat yang diberikan oleh buah tomat ini sehingga dapat mencegah berbagai penyakit keganasan. Selain mudah didapatkan, tomat juga murah, maka tidak ada salahnya apabila kita bisa rutin mengkonsumsi buah tomat dengan segudang manfaat ini.

 

Sumber :

Denis Gingrans. 2013. 11 Makanan Ampuh Pencegah Kanker. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

EMPAT GERAKAN EFEKTIF MENGATASI VERTIGO
Kamis 25 Maret 202116:42 WIB

1.     Manuver Epley

Kalau vertigo berasal dari telinga dan sisi kiri:

  • Duduklah di pinggir kasur Anda. Putar kepala Anda 45 derajat ke kiri. Taruh bantal di bawah Anda, jadi ketika Anda berbaring, bantal akan bertumpu di antara bahu dan bukan di bawah kepala Anda.
  • Segera berbaring, kepala menghadap kasur (tetap dalam sudut 45 derajat). Bantal harus berada di bawah bahu Anda. Tunggu 30 detik (untuk setiap vertigo agar berhenti).
  • Putar kepala Anda 90 derajat ke kanan tanpa mengangkatnya. Tunggu 30 detik.
  • Putar kepala dan tubuh Anda dari sisi kiri ke sisi kanan, jadi Anda bisa melihat lantai. Tunggu 30 detik.
  • Perlahan-lahan duduk lagi, tapi tetaplah di kasur selama beberapa menit.

Kalau vertigo berasal dari telinga kanan

Anda tinggal mengulang instruksi yang sama dengan di atas. Duduk di atas kasur, putar kepala Anda 45 derajat ke kanan, dan lanjutkan instruksinya lanjutannya. Lakukan gerakan ini tiga kali sebelum tidur setiap malamnya, sampai Anda tidak pusing lagi selama 24 jam.

2.     Manuver Semont

Untuk pusing yang Anda rasakan dari telinga dan bagian kiri :

  • Duduk di pinggir kasur Anda. Putar kepala Anda 45 derajat ke kanan.
  • Segera berbaring ke sisi kiri Anda. Tunggu 30 detik.
  • Segera pindah posisi ke sisi yang berlawanan. Jangan ganti arah kepala Anda. Tetap jaga sudut 45 derajat dan tunggu 30 detik. Lihat ke lantai.
  • Kembali duduk secara perlahan dan tunggu beberapa menit.
  • Lakukan gerakan yang sama untuk telinga kanan. Dan lagi, lakukan gerakan ini 3 kali sehari sampai 24 jam dan Anda merasa vertigo Anda hilang.

3.     Manuver Foster/Half Somersault

Beberapa orang menyatakan bahwa manuver ini lebih mudah untuk dilakukan :

  • Berlutut dan lihat ke atas menatap langit-langit untuk beberapa detik.
  • Sentuh lantai dengan kepala Anda dalam posisi sujud, tempel dahi Anda ke lantai. Tunggu 30 detik untuk berbagai vertigo agar berhenti.
  • Putar kepala Anda ke arah telinga yang bermasalah (kalau Anda merasa pusing di sisi kiri, putar wajah ke siku kiri). Tunggu 30 detik.
  • Angkat kepala Anda sedikit sampai posisinya lurus horizontal dengan punggung Anda. Jaga kepala Anda tetap pada sudut 45 derajat. Tunggu 30 detik.
  • Segera angkat kepala Anda sampai ke posisi teratas, tapi tetap jaga kepala Anda menghadap bahu pada posisi yang sama dengan telinga yang bermasalah. Lalu, pelan-pelan bangun.

Anda bisa mengulangnya beberapa kali untuk mengurangi pusingnya. Setelah ronde pertama, istirahatlah selama 15 menit sebelum lanjut lagi ke ronde kedua.

4.     Follow Up

Setelah melakukan beberapa manuver tadi, coba untuk tidak menggerakkan kepala Anda terlalu jauh ke atas ataupun ke bawah. Jika Anda tidak merasa lebih baik selama seminggu setelah mencoba latihan di atas, bicarakan dengan dokter Anda lagi, dan tanya apa yang sebaiknya Anda lakukan selanjutnya. Anda mungkin tidak melakukan latihan tersebut dengan benar, atau mungkin ada sesuatu lainnya yang menyebabkan sakit kepala Anda.

 

Sumber :

https://hellosehat.com/saraf/sakit-kepala/4-gerakan-efektif-mengatasi-vertigo/#gref

https://www.sehatq.com/artikel/cara-mengatasi-vertigo

https://health.kompas.com/read/2021/01/18/140400768/8-gejala-vertigo-dan-cara-mengatasinya?page=all

Tatanan Hidup Baru
Senin 15 Maret 202110:05 WIB

Bukannya menurun, angka kasus Covid-19 di Indonesia justru meningkat dan mengkhawatirkan. Para ahli epidemiolog pun mengatakan, kita belum sampai puncak pandemi, tetapi masih menuju puncak.

Dalam menghadapi lonjakan pasien Covid-19, banyak masyarakat merasa bingung dan khawatir apa yang harus dilakukan jika dikonfirmasi positif Covid-19 dan harus melakukan isolasi mandiri.

Yang dilakukan saat isolasi mandiri:

  1. Tetap di rumah selama 14 hari
  2. Menggunakan kamar terpisah dari anggota keluarga yang lain
  3. Jika memungkinkan jaga jarak setidaknya 1 meter dengan anggota keluarga yang lain
  4. Menggunakan masker selama isolasi diri
  5. Melakukan pengukuran suhu tubuh harian dan observasi  gejala klinis
  6. Hindari pemakaian bersama peralatan makan, peralatan mandi dan linen/sprei
  7. Terapkan Perilaku Bersih dan Sehat  (PHBS) terutama makan dengan gizi seimbang dan sering cuci tangan pakai sabun
  8. Berada di ruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi
  9. Jaga kebersihan rumah dengan cairan desinfektan
  10. Hubungi segera fasyankes jika mengalami perburukan gejala untuk perawatan lebih lanjut

 

Sumber :

https://telesehat.kemkes.go.id/detail?tipe=protokol&id=Regx7n2i5dYc1MIQa7VB3

https://www.kompas.com/sains/read/2020/09/15/130000523/12-langkah-isolasi-mandiri-di-rumah-saat-dikonfirmasi-positif-covid-19?page=all

JURUS TINGKATKAN IMUNITAS TUBUH SAAT PANDEMI COVID-19
Rabu 10 Maret 202108:54 WIB

Menjaga imunitas atau daya tahan tubuh merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan agar terhindar dari infeksi virus dan penyakit termasuk Covid-19. Menjaga imunitas tubuh sangat penting dilakukan, terlebih di tengah pandemi virus corona. 

Manusia memiliki dua macam imunitas , yakni imunitas innate dan imunitas adaptif. Imunitas innate merupakan imunitas alamiah yang berperan sebagai sistem pertahanan tubuh yang pertama kali melawan semua kuman (antigen) yang masuk ke dalam tubuh. Sedangkan imunitas adaptif merupakan sistem pertahanan tubuh yang bersifat lebih spesifik yang muncul akibat adanya rangsangan patogen tertentu seperti flu, pneumonia dan lainnya. Keduanya menjadi bagian terpenting dari sistem imun tubuh manusia yang melindungi dari ancaman patogen. 

Terdapat banyak hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Selain mematuhi anjuran pemerintah terkait upaya pencegahan Covid-19 seperti physical distancing, rajin mencuci tangan dengan sabun, dan memakai masker, langkah lain yang bisa dilakukan dengan berhenti merokok. Merokok bisa merusak barier fisik seperti mukosa yang menjaga zat-zat berbahaya dari luar. Selain itu, juga hindari menggunakan bahan-bahan yang dapat mengiritasi kulit karena dapat merusak barier fisik tubuh. 

Meningkatkan imunitas juga dapat dilakukan dengan memperhatikan asupan nutrisi. Ada sejumlah nutrisi yang bisa memperbaiki kerja makrofag atau sel yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh. Makanan yang mengandung vitamin A, C, E, dan D bisa memperbaiki kerja sel imun dan kerja imun alami. Konsumsi suplemen juga disarankan jika merasa kebutuhan vitamin belum tercukupi dari makanan sehari-hari. Sementara untuk konsumsi imunostimulan boleh diberikan bagi mereka yang membutuhkan peningkatan daya tahan tubuh. Misalnya pada orang dengan aktivitas fisik berlebih, terpaksa harus bekerja di luar rumah, atau orang dengan daya tahan tubuh yang  lemah seperti orang dengan penyakit penyerta (komorbid).

Mengelola stres juga penting dilakukan, karena stres  berpengaruh terhadap imunitas tubuh. Apabila seseorang stres maka tubuh akan mengeluarkan hormon untuk meredakan stres. Namun, kondisi tersebut berefek menurunkan kekebalan tubuh.Maka dari itu sebisa mungkin harus berusaha menghindari stress. 

Melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga juga sangatpenting untuk menjaga imunitas. Olahraga sebaiknya dilakukan selama 30 menit minimal 3 kali dalam satu minggu dengan intensitas sedang. Dengan berolahraga akan membantu memperbaiki imunitas dan mempertahankan fisik.

 

Sumber :

Ika, 2020. Jurus Tingkatkan Imunitas Tubuh Saat Pandemi Covid-19. Universitas Gadjah Mada. https://ugm.ac.id/id/berita/19310-jurus-tingkatkan-imunitas-tubuh-saat-pandemi-covid-19

BAHAYA NARKOBA BAGI PELAJAR DAN REMAJA
Senin 1 Maret 202109:12 WIB

Narkoba singkatan dari narkotika dan obat berbahaya. Narkotika adalah zat yang dapat menimbulkan pengaruh tertentu bagi mereka yang menggunakannya dengan cara memasukkan obat tersebut ke dalam tubuhnya, pengaruh tersebut berupa hilangnya rasa sakit, rangsangan semangat dan halusinasi. Bahaya bila menggunakan narkotika tidak sesuai dengan peraturan dapat menyebabkan adanya ketergantungan obat (ketagihan), lama-lama pengguna obat menjadi kebiasaan, setelah biasa menggunakan narkotika kemudian untuk menimbulkan efek yang sama diperlukan dosis yang lebih tinggi yang kemudian menjadi ketergantungan merasa tidak dapat hidup tanpa narkotika. Remaja yang menyalahgunakan narkoba akan memiliki perilaku tidak wajar, bicaranya kacau, daya ingatannya menurun, malas, lebih senang mengurung diri di kamar, tidak mau belajar, prestasi di sekolah menurun, sering bolos atau terlambat ke sekolah. Dampak lebih lanjut dari remaja yang menggunakan narkoba adalah anti sosial, menjadi beban keluarga, pendidikan menjadi terganggu, masa depan suram. Sampai detik ini, pemakaian dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja sudah sangat mengkhawatirkan. Untuk itu remaja harus memiliki komitmen kuat untuk melakukan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Adapun upaya pencegahan yang bisa dilakukan adalah :

  1. Berhati-hati dalam bergaul
  2. Kalau ada masalah harus mencari jalan keluar yang baik, terbuka pada orang tua atau meminta bantuan pada guru di sekolah
  3. Jangan pernah untuk mencoba-coba menggunakan narkotika, kecuali atas dasar pertimbangan medis atau dokter
  4. Mengetahui akan berbagai macam dampak buruk narkoba
  5. Memiliki kegiatan-kegiatan yang memberikan pengaruh positif/kegiatan yang bermanfaat

 

Sumber :

  1. Sofiyah. 2009. Mengenal NAPZA dan bahayanya. Be Champion, Depok.
  2. bnn.go.id
Menjaga Kesehatan Kulit dengan Air Putih
Senin 22 Februari 202114:52 WIB

Air putih adalah minuman yang sering kita konsumsi sehari-hari yang biasanya untuk menghilangkan rasa haus. Akan tetapi tidak hanya itu saja manfaat dari air putih, melainkan dapat juga digunakan untuk terapi dengan berbagai macam manfaat didalamnya, yaitu memperkuat daya tahan tubuh, menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, menjaga keseimbangan elektrolit, meremajakan otot dan sel-sel darah, untuk menyembuhkan berbagai penyakit bahkan untuk menjaga kesehatan kulit. Berikut manfaat terapi air putih untuk kesehatan kulit :

  1. Menjaga kelembapan kulit
  2. Meregenerasi sel kulit
  3. Mencegah terjadinya keriput
  4. Menyuburkan rambut
  5. Membuat kulit menjadi segar

Cara minum air putih 8 gelas perhari untuk orang yang sehat, yaitu :

  1. Satu gelas pertama saat bangun pagi, lebih baik sebelum sarapan
  2. Satu gelas kedua ketika akan berangkat kerja
  3. Satu gelas ketiga sebelum tengah hari (sekitar pukul 11.00)
  4. Satu gelas keempat setelah lewat tengah hari sekitar pukul 13.00, tepatnya 30 menit sebelum atau sesudah makan siang
  5. Dua gelas kelima dan keenam antara pukul 14.00 hingga sore hari pukul 17,00
  6. Satu gelas ketujuh masuk malam hari sekitar pukul 18.00 atau 1 jam sebelum makan malam
  7. Satu gelas kedelapan sekitar pukul 20.00 atau beberapa saat sebelum tidur malam.     

Begitu banyaknya manfaat air putih untuk kesehatan dan air putih mudah didapat dengan gratis. Maka jangan lupa minum air putih yang cukup, dan rasakan manfaatnya.

 

Sumber :

Karina Nurin & Anzhor Adhi. 2017. Keajaiban Terapi Air Putih. Anak Sehat Indonesia.

TIPS ANAK PATUH PROTOKOL KESEHATAN
Senin 15 Februari 202111:34 WIB

1. Jelaskan tentang virus dan cara penularan

Anak sekolah dasar dapat memahami bahwa kuman seperti virus corona adalah mikroorganisme kecil yang tidak terlihat. Jelaskan dengan bahasa sederhana, anak juga mampu memahami bahwa orang yang tampaknya tidak sakit akibat Covid-19 tetap bisa menular. Gunakan gambar dan video yang menarik atau bermain peran.

2. Berikan contoh

Dengan mempraktikkan kebiasaan keselamatan di rumah dan memberi contoh yang baik, orangtua dapat membantu melatih anak-anak untuk melakukan pencegahan kesehatan bahkan tanpa pengawasan.

3. Ajari pakai masker

Anak-anak seringkali sulit diajarkan pakai masker, ada beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua seperti anak-anak diperkenankan untuk memilih warna atau menghias sendiri masker yang akan digunakan. Ajarkan cara menggunakan masker dengan benar.

 

 

Sumber :

HiMedik. http//cdn.amproject.org

TIPS LANSIA TERHINDAR DARI PENYAKIT PSIKOSOMATIS PADA KONDISI PANDEMI
Senin 8 Februari 202111:42 WIB

Agar lansia terhindar dari psikosomatis maka yang harus dilakukan adalah menghindarkan lansia dari perasaan cemas, karena ketika sudah tidak cemas, besar kemungkinan lansia terhindar dari penyakit stress. Beberapa langkah yang harus di lakukan oleh lansia agar terhindar dari penyakit psikosomatis ini adalah :

  1. Jangan cemas berlebihan. Berdoa dan beribadah merupakan salah satu penguatan dimensi spiritual pada lansia yang bisa menopang lansia, dan nantinya perasaan cemas itu akan hilang dengan tumbuhnya kekuatan spiritual tersebut.
  2. Jangan hanya fokus pada informasi negatif. Beredarnya banyak kabar seputar Corona memang bisa mengakibatkan stress pada lansia, maka perlu asistensi kepada lansia seputar informasi yang benar.
  3. Batasi koneksi dengan media sosial. Jika lansia sesekali harus menggunakan sosial media, arahkan untuk fokus pada informasi yang dikeluarkan oleh WHO, Kementrian Kesehatan atau sumber lain yang bisa membangkitkan optimisme lansia.
  4. Tetap aktif bergerak. Menjaga kesehatan lansia tentu memiliki perbedaan, perlu kehati-hatian mengingat kondisi fisik sudah tidak stabil lagi.
  5. Makan makanan seimbang serta tidur tepat waktu. Salah satu cara untuk menjaga imunitas adalah asupan makanan yang seimbang.
  6. Tetap rileks.
  7. Beraktifitas yang menyenangkan di dalam rumah.
  8. Tetap berhubungan dengan keluarga dan teman. Meski dalam kondisi pandemi ada baiknya lansia diberikan ruang untuk tetap berkomunikasi dengan teman atau keluarga.

Semua tahapan di atas perlu dilakukan dalam rangka mengurangi kecemasan lansia saat menghadapi pandemi corona, jika kecemasan sudah bisa ditangani maka stress juga bisa ditanggulangi. Saat yang bersamaan lansia akan terhindar dari penyakit psikosomatis. Tugas ini menjadi kewajiban para anggota keluarga yang sedang merawat lansia. Intinya adalah para lansia harus terjaga haknya untuk hidup bahagia.

 

 

Sumber :

http://puspensos.kemsos.go.id/mewaspadai-psikosomatis-lansia-di-masa-pandemi

http://dppkb.tulangbawangkab.go.id/new/read/1291/pentingnya-bersikap-positif-bagi-lansia-hadapi-pandemi-covid-19


 

Susah Tidur? Sleep Hygiene bisa jadi solusinya
Senin 1 Februari 202114:02 WIB

Tidur adalah salah satu kebutuhan dasar manusia. Dalam kondisi normal, orang dewasa yang sehat memerlukan waktu tidur sekitar 7-9 jam per hari. Akan tetapi, tak semua orang dapat memenuhinya. Kadang kala, sulit tidur atau insomnia pun terjadi. Insomnia merupakan masalah tidur yang banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, sepertiga pasien yang datang berkonsultasi ke rumah sakit mengalami gangguan tidur; dan tak jarang yang mengalaminya sejak lama.

Sulit tidur adalah kondisi seseorang mengalami penurunan kualitas atau kuantitas tidur. Keadaan ini ditandai dengan salah satu atau lebih gejala sulit memulai tidur, sering terbangun di tengah malam dan sulit tidur kembali, bangun terlalu dini dan merasa tidak segar setelah bangun.

Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang mengalami insomnia, di antaranya adalah rasa nyeri di area tubuh tertentu, perubahan hormonal seperti pada kehamilan atau menopause, penggunaan obat atau zat tertentu seperti kafein, alkohol, obat golongan dekongestan, serta masalah psikis seperti stres.

Meski tampak sederhana, insomnia dapat berdampak pada segala aspek kehidupan. Penderita insomnia akan mengalami rasa kantuk sepanjang hari dan kehilangan semangat dan energi untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Hal ini merupakan konsekuensi wajar karena saat tidur sel-sel tubuh mengalami regenerasi. Bila seseorang kurang tidur, tubuh akan terasa lelah keesokan harinya.

Bila berlangsung lama, insomnia dapat menyebabkan perubahan mood hingga depresi, kenaikan berat badan karena pengaruh hormonal, penurunan konsentrasi, dan penurunan produktivitas secara keseluruhan. Karena itulah, kondisi sulit tidur jelas harus segera diatasi. Nah, salah satu cara yang telah terbukti efektif untuk menangani sulit tidur adalah sleep hygiene.

Sleep hygiene adalah sebuah praktik dan kebiasaan yang dilakukan untuk memperbaiki kualitas tidur. Hal ini merupakan tindakan awal yang disarankan pada penderita insomnia dan telah terbukti efektif meningkatkan kualitas tidur dan bahkan kualitas hidup seseorang.

Beberapa langkah dalam sleep hygiene adalah:

  1. Tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari.
  2. Hindari konsumsi zat stimulan, seperti kafein, alkohol, dan nikotin menjelang waktu tidur. Jarak waktu yang aman mengkonsumsi kafein tanpa mengganggu tidur adalah 6 jam sebelum tidur.
  3. Batasi waktu istirahat siang. Tidur siang terlalu lama dapat mengganggu kualitas tidur malam. Anda boleh beristirahat siang setidaknya 20-30 menit.
  4. Hindari mengkonsumsi makanan tinggi lemak, makanan pedas, dan asam sebelum tidur. Makanan tersebut dapat membuat asam lambung naik, perut terasa begah sehingga tidur kurang nyaman.
  5. Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman. Redupkan kamar tidur Anda, hindari musik yang terlalu keras di kamar tidur, dan jauhkan ponsel dari sekitar tempat tidur.
  6. Lakukan rutinitas sebelum tidur (sleep routine). Anda dapat membuat rutinitas sendiri sebelum tidur, misalnya mandi air hangat, mengganti pakaian, membaca buku, berdoa, lalu tidur. Melakukan rangkaian aktivitas ini akan menciptakan “alarm” bagi tubuh Anda untuk tidur.

Sleep hygiene terbukti efektif mengatasi masalah gangguan tidur seperti penelitian yang dilakukan oleh Harmoniati, Sekartini dan  Gunardi (2016)

 

 

Sumber :

  1. https://www.klikdokter.com
  2. Harmoniati, Eva Devita, Rini Sekartini dan  Hartono Gunardi.2016. Intervensi Sleep Hygiene pada Anak Usia Sekolah dengan Gangguan Tidur: Sebuah Penelitian Awal. Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Melatih Otak Kanan dan Kiri Pada Anak
Rabu 27 Januari 202115:40 WIB

Menurut penelitian, secara umum belahan otak kiri sangat dominan dalam fungsi bahasa verbal, fungsi logika dan komputasi matematika. Bisa dikatakan bahwa otak kiri merupakan pengendali intelligent quotient (IQ). Otak kanan berhubungan dengan kemampuan intuitif seni (seperti menyanyi, menari, melukis), kemampuan merasakan, pusat khayalan dan kreativitas, serta pengendalian ekspresi manusia. Bisa disimpulkan otak kanan lebih berfungsi dalam pengembangan emotional quotient (EQ). Pengalaman anak dalam hidup membutuhkan jenis pemikiran berbeda. Dalam hal ini keseimbangan otak kanan dan kiri berperan saling membantu untuk membuat hidup anak jadi lebih mudah.

Berikut ini beberapa aktivitas untuk meningkatkan otak kanan dan kiri anak yang bisa dimainkan bersama orangtua:

1. Kemampuan memecahkan masalah

Gunakan balok untuk membuat pola dengan struktur sederhana seperti dua balok dan satu di atasnya, 3 set balok berjejer, dan seterusnya. Minta anak meniru pola yang Anda buat. Setelahnya, minta anak membuat polanya sendiri. Tunjukkan kalau Anda senang meniru pola yang ia buat. Buat pola yang lebih rumit ketika anak sudah lebih mahir dalam  membangun struktur balok

2. Kemampuan berpikir

Tiap kali anak distimulasi untuk berpikir, jalur neural baru terbentuk atau yang sudah ada menjadi semakin kuat. Mainkan puzzle dengan anak. Puzzle melibatkan kontrol otot yang  bisa merangsang perkembangan otak.

3. Kemampuan konsentrasi

Belajar memperhatikan dan memfokuskan perhatian untuk menyelesaikan tugas adalah kemampuan yang penting. Kemampuan konsentrasi juga perlu dalam memecahkan masalah. Bermainlah dengan balok atau mainan apa saja yang bisa ditumpuk. Minta anak menumpuk mainan setinggi mungkin.

4. Kemampuan bahasa dan komunikasi

Anak belajar bahasa dengan mendengarkan kata berulang kali. Itu sebabnya semakin banyak Anda bicara ke anak, semakin baik. Bicara ke anak meningkatkan jumlah kosa-kata dan ia akan mengenali dan perlahan memahaminya.

Waspada Wabah Ebola
Rabu 27 Januari 202110:40 WIB

Saat ini dunia sedang disibukkan dengan adanya Pandemi Covid-19 yang begitu banyak menimbulkan kesakitan bahkan kematian. Dan pada situasi tersebut ternyata ada wabah baru yang juga mengincar dunia. Pada Rabu (17/7/2020), World Health Organization (WHO) telah menyatakan wabah Ebola di Kongo dimana kondisi ini harus menjadi perhatian dunia internasional. Lalu bagaimana sebenarnya Penyakit Ebola tersebut?

Penyakit Ebola adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dari genus Ebolavirus, familia Filoviridae. Menurut WHO, Ebola adalah salah satu penyakit yang diketahui paling mematikan. Virus ebola pertama kali ditemukan di Afrika tepatnya pada tanggal 27 Juni 1976. Diawali dengan seorang pekerja toko di Nzara, Sudan, yang tiba-tiba sakit kemudian lima hari berselang, ia meninggal dunia.

Penyakit Ebola dapat ditularkan lewat kontak langsung dengan cairan tubuh dari orang yang terinfeksi. Virus ebola hidup ditempat yang lembab, lingkungan yang gelap dan tidak akan menyebabkan tipikal penularan melalui udara tetapi bisa menetap pada partikel udara yang mengambang dan darah orang yang terinfeksi, cairan tubuh, kontak langsung dengan kotoran, urine, air liur dan air mani akan memungkinkan terinfeksi. Kondisi pasien pria yang telah pulih, sampai tujuh minggu setelah masa pemulihan saja masih bisa menyebarkan virus melalui air mani mereka. Ketika kulit orang yang sehat terluka atau selaput mukosa melakukan kontak dengan lingkungan yang terkontaminasi oleh cairan lendir pasien Ebola (seperti pakaian kotor, sprei atau jarum suntik yang telah digunakan), juga akan terinfeksi. Mayat tubuh seseorang yang terinfeksi virus ebola juga adalah sumber infeksi, oleh sebab itu virus ebola ini juga disebut virus zombie dan maka dari itu mayat orang yang mati karena virus ebola harus dilakukan perlindungan dari sentuhan dan segera menguburkannya. Masa inkubasi virus ebola dari 2 sampai 21 hari, umumnya antara 5 sampai 10 hari.

Dari keganasan penyakit Ebola yang disebutkan di atas maka kita sangat penting untuk menjaga kesehatan, tidak saja dalam menghadapi Pandemi Covid-19 tapi juga terhadap ancaman Virus Ebola.

Bagaimana Olahraga yang Tepat Pada Masa Pandemi?
Selasa 26 Januari 202121:38 WIB

Olahraga terukur dan terprogram serta asupan gizi seimbang merupakan faktor penting untuk menjaga imunitas tubuh, seperti saat pandemi Covid-19 sekarang. “Olahraga dapat meningkatkan kemampuan jantung, paru-paru, dan pembuluh darah, serta mencegah penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan stroke.

Nah, agar olahraga bisa membuat imunitas membaik, maka harus memenuhi kriteria FITT. FITT itu merupakan singkatan. F artinya frekuensi, di mana olahraga sebaiknya dilakukan 3-5 kali seminggu. I berarti intensitas. Lakukanlah olahraga dengan intensitas sedang atau 65-75 persen dari denyut nadi maksimal (DNM) dikurangi umur (220-umur). T berarti time, atau lamanya berolahraga. Lakukan olahraga 20-30 menit, dan apabila kemampuannya memungkinkan, bisa dilakukan selama satu jam. T terakhir merupakan tipe atau jenis olahraga yang dilakukan harus bersifat aerobik. “Di masa pandemi karena harus diam di rumah, jenis olahraganya bisa sepeda statis, jalan/jogging, loncat-loncat di tempat tanpa berhenti, sesuai kemampuan. Bagi yang ingin bersepeda ke luar ruangan, pastikan tidak mendekati kerumunan. Namun yang terpenting, olahragalah sesuai kemampuan. “Bersepedalah di tempat datar dengan intensitas ringan hingga sedang. Olahraga yang sehat itu, ringan tapi lama. Seperti bersepeda santai atau jalan kaki selama satu jam. Tandanya, saat berolahraga, orang tersebut masih dapat berbicara dengan baik bersama teman di sekitarnya. "Tidak ngos-ngosan,". Kemudian, lakukan olahraga dengan suasana hati gembira agar dapat mengoptimalkan produksi hormon kebahagiaan atau endorphin dan meningkatkan imunitas.

Olahraga intensitas sedang dapat meningkatkan imunitas, meningkatkan kemampuan, dan aktivitas Natural Killer Cells serta IgA. Natural Killer Cells dan IgA berperan penting dalam melindungi saluran pernapasan sehingga daya tahan saluran pernapasan terhadap infeksi bakteri dan virus lebih baik. Sedangkan olahraga intensitas berat akan meningkatkan sekresi hormon kortisol. Hormon kortisol, justru berpotensi merusak sistem imunitas dan bisa menurunkan aktivitas Natural Killer Cells.

 

Sumber : Kompas.com

MANFAAT MENGKONSUMSI “TEMULAWAK” SAAT PANDEMI COVID-19
Selasa 26 Januari 202108:51 WIB

Saat ini dunia, termasuk negara kita Indonesia sedang dilanda pandemi yaitu Coronavirus Disease-2019 (COVID-19). Virus ini sangat pintar. Virus ini mungkin tidak membuat seseorang sakit karena memiliki daya tahan tubuh yang baik, namun ia bisa bersembunyi di tubuh seseorang. Kemudian virus pun akan ditransfer kembali kepada orang-orang dengan daya tahan tubuh lemah sehingga dapat mengakibatkan kematian.

Meskipun demikian jangan patah semangat karena penyakit ini juga dapat disembuhkan. Yang perlu dilakukan oleh masyarakat adalah meningkatkan kewaspadaan, bila seseorang memiliki antibodi yang kuat, maka virus corona tidak bisa melumpuhkan tubuh. Temulawak atau Curcuma Xanthorrhiza Roxb mengandung curcumin dan mempunyai manfaat yaitu memperlancar proses pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, anti bakteri dan anti jamur, mengatasi peradangan, membantu proses metabolisme tubuh, menambah nafsu makan, menurunkan kolesterol, mengatasi masuk angin, baik untuk kesehatan hati, membantu mengeluarkan toksin tubuh, serta mencegah penuaan dini.

Terkait dengan infeksi virus COVID-19, menurut Prof. Dr. Chairul A. Nidom, Ketua Tim Riset Corona dan Formulasi Vaksin dari Professor Nidom Foundation (PNF), menjelaskan curcumin dalam temulawak mampu mengendalikan produksi sitokin akibat dari satu sel yang terinfeksi oleh virus, baik itu virus influenza maupun Covid-19. Sitokin adalah protein yang dihasilkan sistem kekebalan tubuh, bila terpapar virus terus menerus bisa terjadi badai sitokin yang membuat paru-paru padat dan kaku sehingga terjadi sesak nafas bahkan gagal nafas dan bisa berlanjut ke kematian. Prof. Nidom mengungkapkan, dalam penelitian yang ia lakukan pada 2008, curcumin pada temulawak mampu mengendalikan sitokin inflamatori sehingga tidak terjadi badai sitokin. Hasil penelitian Prof. Nidom ini sejalan dan memperkuat hasil penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza Roxb) yang mengandung curcumin memiliki efek terhadap daya tahan tubuh yaitu sebagai imunomodulator (Cattanzaro et al, 2018). Penelitian lain yaitu Varalaksmi, et al. (2008), juga menyatakan bahwa curcumin dapat memodulasi sistem daya tahan tubuh dengan cara meningkatkan kemampuan proliferasi sel T. Dari ulasan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa mengkonsumsi temulawak dapat digunakan sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi Covid-19.

Depresi atau Sedih ????
Senin 25 Januari 202114:06 WIB

Kesedihan dan depresi sering dianggap sama namun faktanya tidak demikian. Ada batasan yang membedakan kesedihan dan depresi. Memahami perbedaan antara kesedihan dan depresi dapat membantu kita mengatasi keduanya dengan cara yang lebih baik. Orang yang merasa sedih biasanya menganggap diri mereka depresi.

Kesedihan adalah emosi atau sifat dasar manusia yang tergantung pada situasi. Misalnya saat gagal dalam ujian, orang terdekat meninggal dunia, putus cinta, kehilangan pekerjaan atau memiliki konflik di rumah. Ini dapat mempengaruhi kita beberapa waktu, namun pada akhirnya kita kembali ke rutinitas normal. Selain itu, emosi akan hilang ketika kita menangis atau berbicara dengan orang lain. Kesedihan memudar seiring waktu, dan tidak memicu gejala lain seperti rasa putus asa. Namun, kesedihan yang terus-menerus bisa menjadi tanda utama depresi.

Depresi adalah jenis penyakit mental, tidak seperti kesedihan yang merupakan emosi. Banyak orang tidak menyadari jika mereka mengalami depresi hingga perasaan itu mengalahkan mereka. Depresi bertahan untuk jangka waktu lebih lama dan mempengaruhi kehidupan sehari-hari seseorang. Sebab, selain kesedihan berkepanjangan, depresi juga memiliki gejala lain seperti :

1. Kurangnya motivasi, Perubahan pola makan, Penurunan berat badan

2. Kesal atau gelisah, Mudah tersinggung, Perasaan tidak berharga

3. Masalah tidur, Sakit kepala dan kelelahan ekstrem

4. Sulit mengambil keputusan, Masalah konsentrasi

5. Kehilangan rasa antusias, Kehilangan minat

6. Pikiran untuk bunuh diri datang terus-menerus

Depresi bertahan pada seseorang sepanjang waktu dan di segala situasi. Orang yang mengalami depresi sering kehilangan kendali atas perasaan dan emosi mereka, meskipun telah menangis dan berbicara pada orang yang dipercaya. Para ahli menyebut, jika seseorang mengalami kesedihan selama lebih dari dua minggu, itu adalah tanda depresi dan ia harus segera berkonsultasi dengan psikolog.

Sederhananya, kesedihan adalah perasaan abstrak, sementara depresi bersifat subjektif. Kita boleh merasa sedih akan sesuatu yang kita alami, namun jangan abaikan tanda-tanda depresi. Perawatan sejak awal akan membantu kita keluar dari masalah serta meningkatkan kualitas hidup kita.

PEMERIKSAAN PAP SMEAR
Senin 25 Januari 202110:36 WIB

Pap smear adalah salah satu pemeriksaan untuk deteksi dini kanker serviks. Tes Papanicolou smear atau disebut tes pap smear merupakan pemeriksaan sitologi untuk sel di area serviks. Sampel sel-sel diambil dari serviks wanita untuk memeriksa tanda-tanda perubahan pada sel. Tes pap smear dapat mendeteksi displasia serviks atau kanker serviks.Tes ini dilakukan pada usia:

1.     Umur 21 – 30 tahun atau yang telah melakukan hubungan badan secara aktif dianjurkan untuk memeriksakan diri.Aturan umumnya adalah tes ini dilakukan pertama kali 3 tahun, lalu anjuran melakukan pap smear 2 tahun sekali untuk efektifitas.

2.     Umur 30-70: setiap 2-3 tahun lagi jika 3 pap smear terakhir normal.

3.     Umur diatas 70: dapat menghentikan jika 3 pap smear normal terakhir atau tidak ada Paps  dalam 10 tahun terakhir yang abnormal.

Adapun syarat seorang melakukan pap smear  adalah :

1.     Tidak sedang haid.

2.     Tidak melakukan hubungan badan 1-3 hari sebelum pemeriksaan dilakukan.

3.     Tidak sedang menggunakan obat-obatan vaginal.

Tidak sedang meminum obat antibiotik.

SIAP MENGHADAPI NEW NORMAL
Senin 25 Januari 202107:25 WIB

Wabah COVID-19 masih belum hilang tetapi aktivitas masyarakat harus tetap berlangsung. Oleh karena itu kita harus siap menghadapi pola kehidupan baru atau New Normal.  Beberapa hal penting yang harus kita lakukan agar terhindar dari COVID-19 meskipun kegiatan di luar rumah kembali dilakukan pada kondisi New Normal adalah :

1. Selalu Gunakan Masker Setiap Keluar Rumah

Sesuai saran dari Centers for Disease Control and Prevention, lembaga kesehatan AS, kita perlu mengenakan masker kain di tempat umum. Kebiasaan ini diharapkan dapat memperlambat dan mencegah penyebaran virus dari satu orang ke orang lainnya.

2. Siapkan Selalu Hand Sanitizer Setiap Berpergian

Kita semua akan kembali bersentuhan dengan apa pun yang ada di sekitar, pastikan selalu mambawa hand sanitizer dengan kandungan alkohol 70 % ke mana pun berpergian. Gunakan hand sanitizer setelah beraktivitas atau setelah melakukan hal apa pun.

3. Bersihkan Tempat dengan Disinfektan

Lakukanlah pembersihan tempat yang akan kita sentuh dengan disinfektan. Bisa semprotkan alkohol berkadar 70 % ke permukaan barang-barang yang sering digunakan atau larutan campuran bayclin dan air.

4. Hindari Berkumpul di Keramaian

Ada baiknya kita tetap tidak berkerumun di tempat ramai  kecuali memang benar-benar perlu. Sebab, kita tidak pernah benar-benar mengetahui kondisi kesehatan orang yang kita temui.

5. Bawa Peralatan Pribadi

Lebih baik membawa kebutuhan pribadi dari rumah. Sementara ini, jangan menggunakan fasilitas publik yang biasa digunakan banyak orang. Bawalah alat makan, tempat minum, dan peralatan lain yang kamu butuhkan. Hal ini harus sangat diperhatikan untuk mengurangi risiko terpapar virus.

6. Gunakan Metode Cashless untuk Berbelanja

Sebisa mungkin, hindari menggunakan uang tunai, karena uang itu mungkin sudah dipegang oleh banyak orang. Jika terpaksa harus menggunakan uang tunai, ingatlah untuk membersihkan tangan dengan sabun atau hand sanitizer setelah menyentuh uang tersebut.

7. Jalani Pola Hidup Sehat

Menjaga pola tidur, konsumsi makanan bergizi, rajin olahraga, hindari stres. Jangan pernah lakukan aktivitas yang membuat tubuh terlalu lelah, karena tubuh menjadi lebih mudah terpapar penyakit. Bila diperlukan konsumsi suplemen atau vitamin tertentu.

TIPS MENCEGAH INFLUENZA PADA ANAK
Sabtu 23 Januari 202112:40 WIB

Influenza merupakan suatu infeksi saluran pernapasan bagian atas yang bersifat akut dan menular. Influenza tidak memandang golongan usia. Anak-anak termasuk kelompok yang rawan terserang influenza. Dibawah ini adalah beberapa tips untuk mencegah influenza pada anak

1. Vaksinasi influenza sesuai jadwal, terlebih bagi anak yang beresiko

Vaksin influenza diberikan pada anak usia lebih dari 6 bulan dan diulang setiap tahunnya.

2. Terapkan gaya hidup sehat, seperti :

a. Sering mencuci tangan

Mengajarkan pada anak selalu cuci tangan sebelum dan sesudah makan, sesudah BAK/BAB, setelah bermain atau setelah bepergian. Untuk orang tua diharapkan cuci tangan sebelum memegang anak, sebelum menyusui, sebelum menyiapkan makanan dan minuman bagi anak

b. Makan-makanan bergizi

Membuat menu makanan yang bergizi untuk anak yang meliputi sayur, buah, susu dan protein yang cukup.

c. Istirahat yang cukup

Istirahat yang cukup pada siang hari ataupun malam hari, akan meningkatkan daya tahan tubuh anak

d. Rutin berolah raga

e. Menjaga kebersihan rumah

Selalu membersihkan rumah dan menjaga rumah tetap dalam kondisi bersih dan terbebas dari debu dapat mencegah anak dari serangan flu dan batuk.

f. Ventilasi rumah memadai (sinar matahari dapat masuk kedalam rumah)

Masuknya sinar matahari kedalam rumah mencegah rumah menjadi lembab sehingga menghindari perkembangbiakan bakteri.

3. Batasi perjalanan yang jauh dan melelahkan bersama anak

4. Jauhkan anak dari orang-orang yang sedang menderita influenza

5. Jangan mendekatkan anak pada kerumunan orang ketika sedang musim flu.

YUK….KENALI DEPRESI MELALUI PERILAKU BER-MEDSOS
Jumat 22 Januari 202116:07 WIB

Sebuah studi oleh para peneliti dari Texas State University menemukan bahwa beberapa perilaku bermedia sosial ternyata sangat terkait dengan depresi. Para peneliti menganalisa perilaku online 500 siswa yang secara rutin menggunakan media sosial Facebook, Twitter, Instagram, dan Snapchat. Kemudian mereka juga dianalisa terhadap tanda depresi. Para peneliti kemudian menemukan bahwa gejala depresi ditunjukkan oleh mereka yang memiliki kebiasaan bermedsos seperti berikut:

  1. Menggunakan media sosial untuk membandingkan diri mereka dengan orang lain yang mereka anggap lebih baik dari mereka. Para peneliti menilai, kebiasaan ini muncul karena kegagalan mereka untuk menyadari bahwa seseorang sering menunjukkan kesempurnaan dirinya, bukan citra realitasnya saat bermedsos.
  2. Mereka secara rutin menggunakan media sosial karena kecanduan.
  3. Merasa terganggu jika mereka di-tag pada sebuah foto yang menunjukkan tampilan mereka kurang menarik.
  4. Jarang mengunggah video atau foto diri bersama dengan orang-orang lain. Para peneliti percaya, alasan mereka jarang mengunggah video atau foto diri mereka bersama yang lain adalah karena depresi seringkali mengisolasi seseorang dari kehidupan sosial.

Penelitian tersebut memberikan indikasi pola perilaku yang mengakibatkan depresi. Manfaat dari penemuan ini adalah ketika orang mengetahui perilaku tersebut, apakah mereka atau seseorang yang mereka kenal mengalami gejala depresi diharapkan mereka akan lebih peduli.

Bagaimana dengan kita??

Mau Imunitas tubuh Baik? Jangan Lupa Bahagia!
Jumat 22 Januari 202107:57 WIB

       Sejumlah penelitian membuktikan, bahwa “bahagia” bisa meningkatkan daya tahan tubuh terutama saat terserang virus. Menurut studi pada 2003, ahli dari Carnegie Mellon University, Pittsburgh, AS, sengaja memberikan virus flu pada 300 partisipan sehat. Hasilnya, partisipan yang tidak bahagia berpeluang terserang flu tiga kali lebih besar ketimbang orang-orang yang bahagia.

       Riset lain pada 2006, berupaya mengamati 81 partisipan vaksin hepatitis B. Penyakit yang disebabkan virus ini menyerang hati. Dari hasil penelitian ahli dari University of Pittsburgh itu, partisipan yang lebih bahagia cenderung memiliki respons antibodi dua kali lipat lebih kuat daripada partisipan yang sedang tidak bahagia. Dengan kata lain, kelompok yang bahagia itu memiliki sistem daya tahan tubuh yang lebih kuat.

       Selain itu, para ahli juga menyimpulkan orang-orang yang bahagia cenderung aktif bergerak dan mau berperilaku sehat. Melansir Psychology Today, praktik bahagia untuk kesehatan harus sepenuh hati. Studi menyebutkan, orang yang berpura-pura bahagia selama dua minggu, justru bisa memperburuk suasana hati. Sebaliknya, saat pikiran bersungguh-sungguh bahagia dari hati dengan fokus pada pikiran dan kenangan yang menyenangkan, suasana hati dan produktivitas meningkat.

       Jadi mari kita menjadi bahagia dan jangan berpura-pura bahagia. Kita bisa memulainya dengan tidur yang cukup, berlatih meningkatkan kecerdasan emosional dan jangan khawatir yang berlebihan.

 

Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tapi semangat yang patah keringkan tulang.

Upaya Mengatasi Perilaku Tantrum pada Anak
Kamis 21 Januari 202108:33 WIB

Tantrum pada anak merupakan perilaku yang mengganggu dimana anak tidak mampu  mengontrol emosi atau merupakan ledakan emosional yang terjadi sebagai respons dari keinginan atau kebutuhan yang tidak terpenuhi. Perilaku tantrum yang ditunjukkan anak diantaranya mengamuk, menghentakkan kaki, menjerit, menggigit, memukul, menendang,melemparkan barang,berteriak, meninjudan membanting pintu. Pada anak yang lebih besar bisa juga dengan  memaki, menyumpah, memukul kakak/adik atau temannya, mengkritik diri sendiri, memecahkan barang dengan sengaja, atau mengancam.Tantrum biasanya terjadi pada anak umur 18 bulan-4 tahun.Tantrum sering ditemukan pada anak-anak yang terlampau dimanjakan/terlampau di lindungi, sebagai upaya untuk mencari perhatian, tapi bisa juga merupakan suatu hasil meniru dari orangtua atau anggota keluarga lainnya. Orang tua harus mengetahui bagaimana cara menangani tantrum jika hal itu terjadi dan bagaimana cara mencegahnya.Cara yang dapat dilakukan oleh orang tuauntuk mengontrol tantrum meliputi:

  1. Orangtua tetap tenang dan memegang kendali. Jika orangtua marah hanya akan membuat anak tambah bingung dan frustasi.
  2. Menenangkan  anak
  3. Menunggu sampai tantrumnya hilang, lalu diskusikan dengan anak bagaimana cara dia mengendalikan rasa marah dan frustasi. Jangan mencoba bicara pada anak tentang kelakuannya ketika dia marahdan jangan mengancam dengan hukuman.

Sedangkan tindakan yang bisa dilakukan orangtua untuk mencegah munculnya perilaku tantrum pada anak meliputi :

  1. Menjelaskan apa yang bisa anak lakukan dan jangan mengharapkan sesuatu yang sempurna dari anak.
  2. Membantu anak untuk mencegah frustasi dengan membicarakannya terlebih dahulu sebelum hal itu terjadi dan menghindari situasi yang membuat anak frustasi
  3. Membiarkan anak mengetahui aturan yang telah disepakati.
  4. Mendorong anak untuk menggunakan kata dalam mengungkapkan perasaannya.
  5. Membantu agar anak dapat menerima kekecewaan yang kecil tanpa berteriak, menangis, atau tindakan lain yang destruktif.
MENCEGAH STRES DAN TETAP SEHAT MENTAL DI MASA PANDEMI
Kamis 21 Januari 202108:26 WIB

Pembatasan ringan sampai penerapan lockdown ketat dilakukan oleh negara-negara untuk menghentikan penyebaran virus Corona. Indonesia memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Anjuran untuk Stay At Home, social dan physical distancing membuat kita semua terbatasi secara fisik maupun emosional dengan keluarga, sahabat, rekan kerja dan teman. Bagi sebagian orang, hal ini dirasakan sebagai suatu tekanan yang besar. Kondisi ini menimbulkan resiko gangguan kesehatan mental. Keluhan yang muncul adalah : ketakutan dan kecemasan yang berlebihan akan keselamatan diri sendiri maupun orang-orang terdekat, perubahan pola tidur dan pola makan, bosan dan stres karena terus-menerus berada di rumah, sulit berkonsentrasi, penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan, memburuknya kesehatan fisik, terutama pada penderita penyakit kronis, seperti diabetes dan hipertensi serta munculnya gangguan psikosomatis.

 

Hal yang bisa dilakukan untuk  menjaga kesehatan mental selama pandemi :

1. Melakukan aktivitas fisik

Olah raga ringan akan membuat tubuh memproduksi hormon endorfin yang dapat meredakan stres, mengurangi rasa khawatir, dan memperbaiki mood . Berjemur di bawah sinar matahari pagi meningkatkan sistem imun.

2. Mengkonsumsi makanan bergizi

Konsumsilah makanan yang mengandung protein, lemak sehat, karbohidrat, vitamin, mineral, dan serat yang terdapat pada nasi dan cereal, buah-buahan, sayuran, makanan laut, daging, kacang-kacangan, serta susu.

3. Menghentikan kebiasaan buruk

Merokok, konsumsi alkohol, kurang istirahat dan begadang akan lebih mudah menimbulkan  kecemasan dan mood pun akan tidak stabil.

4. Membuat rutinitas sendiri

Lakukan hobi atau aktivitas yang disukai, misalnya memasak, membaca buku, atau menonton film. Selain meningkatkan produktivitas, kegiatan tersebut juga dapat menghilangkan rasa jenuh.

5. Lebih bijak memilah informasi

Batasi waktu untuk menonton, membaca, atau mendengar berita mengenai pandemi, baik dari televisi, media cetak, maupun media sosial untuk mengurangi rasa cemas. Pilah informasi secara kritis dan bijak. Dapatkan informasi mengenai pandemi virus Corona hanya dari sumber yang terpercaya.

6. Menjaga komunikasi dengan keluarga dan sahabat

Tetaplah berkomunikasi dengan keluarga, sahabat, teman, dan rekan kerja melalui pesan singkat, telepon, atau video call. Bercerita tentang banyak hal dapat mengurangi tekanan  sehingga bisa lebih tenang.

 

Rasa takut dan cemas memang normal dirasakan selama masa pandemi seperti ini. Namun, cobalah untuk selalu berpikir positif dan bersyukur.

 

Sumber :

www.alodokter.com

Tips Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak
Rabu 20 Januari 202115:14 WIB

Buruknya imunitas belakangan dikaitkan erat dengan resiko infeksi Covid-19, termasuk pada anak-anak. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan oleh orangtua untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak (dirangkum dari berbagai sumber) :

1. Ajak anak tetap aktif atau berolahraga

Jika selama pandemi ini anak-anak hanya dirumah,maka usahakan sebisa mungkin mereka tetap aktif setiap hari. WHO merekomendasikan melakukan aktivitas fisik selama 1 jam per hari bagi anak-anak.

2. Jangan biarkan anak murung

Kurangnya sosialisasi akan mengubah sistem tubuh pada tingkat seluler, artinya kesehatan fisik dan mental rentan mengalami penurunan dan terganggu. Jangan membiarkan anak menyendiri, penting bagi orangtua untuk membantu membuat pikiran anak tetap rileks

3. Pastikan anak makan makanan kaya vitamin dan mineral

Kekuatan imunitas secara menyeluruh tergantung pada pasokan vitamin dan mineral utama (vitamin A, B kompleks, C dan E) mineral meliputi : zat besi, mangan, tembaga, selenium, seng)

4. Perhatikan kecukupan tidur anak

Kurang tidur atau terlalu letih dapat menurunkan imunitas dan meningkatkan resiko seseorang, termasuk anak-anak untuk terkena penyakit. Anak-anak dianjurkan mengambil waktu istirahat sesuai porsinya jika ingin tetap sehat

5. Jaga kebersihan makanan

Kebersihan makanan anak perlu diperhatikan, mulai dari proses pembersihan, pembuatan, termasuk juga perlengkapan makan dan air minum untuk menunjang daya tahan tubuh dan kesehatan

6. Jaga asupan nutrisi anak dengan baik

Daya tahan tubuh dapat ditingkatkan dengan sangat efektif melalui kombinasi nutrisi yaitu nutrisi makro, serat dan nutrisi mikro. Nutrisi makro diantaranya karbohidrat, protein dan lemak. Sedangkan nutrisi mikro adalah vitamin dan mineral

7. Ajak anak berjemur dengan tepat

Perdoski menyarankan berjemur sekitar pukul 09.00 pagi. Sebaiknya berjemur 5 menit dahulu, kemudian dinaikkan secara bertahap maksimal 15 menit

TIPS KESEHATAN MANFAAT JALAN KAKI 30 MENIT
Rabu 20 Januari 202108:36 WIB

Berjalan kaki banyak memberikan manfaat bagi kesehatan. Berikut ini manfaat yang diperoleh dari olah raga berjalan kaki, yaitu :

1.     Menjaga Berat Badan Ideal atau Menurunkan Berat Badan

Tergantung berat badan dan kecepatan kaki melangkah, dengan berjalan kaki dapat membakar sekitar 90-200 kalori.

2.     Kaki menjadi lebih kencang

Berjalan kaki 30 menit sehari dapat menguatkan dan mengencangkan otot paha dan betis.

3.     Mengurangi varises

Menguatkanotot kaki, memperlancar aliran darah dan membantu menyeimbangkan hormon dalam tubuh.

4.     Meningkatkan kerja pencernaan

Membantu menjaga saluran cerna tetap aktif dan menjaga kadar gula darah lebih stabil.

5.     Menurunkan risiko terkena penyakit kronis

Jalan kaki rutin dapat membantu menurunkan risiko terkena penyakit diabetes.

6.     Mencegah osteoporosis

Jalan kaki dapat membangun dan mempertahankan kesehatan tulang.

7.     Mengurangi stress

Ketika berjalan kaki atau melakukan aktivitas fisik lainnya, tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang membuat anda merasa lebih baik, mengurangi rasa cemas serta depresi. Selain itu jalan kaki bisa memperbaiki mood dan membuat tidur menjadi lebih nyenyak

Menyiapkan Anak yang Mandiri
Jumat 11 Desember 202008:41 WIB

Kemandirian merupakan hal yang perlu diajarkan pada anak sejak kecil. Meskipun seringkali orang tua merasa tidak tega, namun mengajarkan anak mandiri sejak kecil bisa memberikan pengaruh yang baik untuk anak saat dewasa nanti. Cara melatih anak mandiri bisa dimulai dari hal-hal yang sederhana. Cara sederhana yang dapat digunakan untuk melatih anak menjadi mandiri bisa dilakukan dengan cara berikut ini :

1. Membereskan mainannya sendiri

Pada awalnya, orang tua bisa membantu anak untuk mengumpulkan mainannya, untuk berikutnya berikan kesempatan pada anak untuk membereskan mainannya sendiri.

2. Makan sendiri

Melatih anak untuk belajar makan sendiri penting untuk dilakukan, supaya anak bisa makan sendiri tanpa harus selalu disuapi. Pada awalnya memang sulit dan membutuhkan kesabaran dalam melatih anak untuk makan sendiri.

3. Toilet training

Toilet training bisa dilakukan ketika anak sudah mulai bisa bicara dengan jelas dan membedakan keinginan untuk BAB atau BAK.

4. Beri tugas rumah sederhana

Orang tua bisa meminta anak untuk membuang sampah pada tempatnya, mengambilkan barang atau mengembalikan barang pada tempatnya.

Dengan mendidik anak menjadi lebih mandiri sejak kecil, maka orang tua sudah memberikan bekal yang sangat berharga untuk masa depan anaknya nanti.

Upaya Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi pada Wanita
Kamis 10 Desember 202016:10 WIB

Seorang wanita lebih rentan untuk mengalami masalah kesehatan pada organ reproduksi, hal ini dikarenakan secara struktur anatomis dari organ reproduksi seorang wanita lebih mudah terkena infeksi. Organ reproduksi yang tidak sehat akan mempengaruhi dalam hubungan seksual, menstruasi, kehamilan dan proses persalinan.

Untuk menjaga kesehatan reproduksi dapat dimulai dengan melakukan hal-hal yang sederhana dalam memelihara organ reproduksi. Adapun cara untuk memeliharakesehatan organ reproduksi wanitaadalah sebagai berikut:

  1. Tidak memasukkan benda asing ke dalam vagina
  2. Menggunakan celana dalam dengan bahan yang mudah menyerap keringat
  3. Tidak menggunakan celana yang terlalu ketat
  4. Pemakaian pembilas vagina secukupnya, tidak berlebihan
  5. Mengganti celana dalam minimal dua kali sehari
  6. Membersihkan kotoran yang keluar dari alat kelamin dan anus dengan air atau kertas pembersih (tisu)gerakan cara membersihkan anus untuk perempuan adalah dari daerah vagina ke arah anus untuk mencegah kotoran dari anus masuk ke vagina
  7. Tidak menggunakan air yang kotor untuk mencuci vagina
  8. Dianjurkan untuk menjaga kebersihan area sekitar genetaliakarena bisa ditumbuhi jamur atau kutu yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan gatal

Dengan melakukan pemeliharaan tersebut diharapkan wanita memiliki organ reproduksi yang sehat sehingga akan mendukung kesehatan reproduksi secara menyeluruh.

Awas Bahaya Minuman Suplemen Energi
Kamis 10 Desember 202010:21 WIB

Kita sudah sangat akrab dengan minuman suplemen energi. Apalagi bagi kaum pria yang mempunyai hobi atau pekerjaan yang membutuhkan energi yang kuat dan besar. Mungkin saja kita sudah sering mengkonsumsinya setiap minggu, setiap tiga hari, bahkan setiap hari. Tapi apakah sudah tahu resiko mengkonsumsi suplemen energi secara berlebihan?

Apa itu Minuman Suplemen Energi?

Minuman yang dibuat atau jika diminum dapat meningkatkan energi dan stamina. Si peminum tidak mudah capek, tidak mudah ngantuk bahkan dapat beraktifitas atau berolahraga sampai larut malam atau dini hari.

Apakah kandungan Minuman Suplemen Energi ?

Pada umumnya, minuman suplemen energi dalam setiap botol atau sachet nya mengandung komponen air, gula, vitamin, mineral dan taurine. Nah kandungan zat yang terakhir inilah yang sering tidak disadari dapat membahayakan kesehatan manusia, terutama ginjal.

Apa itu Taurine?

Taurin atau 2-aminoethanesulfonic acid, adalah senyawa organik yang didistribusikan secara luas pada jaringan hewan. Taurin adalah penyusun utama empedu dan dapat ditemukan di usus besar, dan menyumbang hingga 0,1 % dair berat total tubuh manusia.taurin memiliki banyak oeran biologis mendasar, seperti konjugasi asam empedu, antioksidan, osmoregulasi, stabilisasi membran, dan modulasi pensinyalan kalsium. Hal ini penting untuk fungsi kardiovaskular, dan pengembangan dan fungsi otot rangka, retina, dan sistem saraf pusat.

Efek samping Taurine?

  1. Taurine ditambah dengan vitamin C dan kafein akan merangsang sistem neuromodulator sehingga akan membuat sel dan jaringan otak akan selalu terjaga dan waspada, dengan menyebabkan peningkatan denyut jantung dan sistem sensori. Dengan kata lain zat tersebut akan membuat individu yang mengkonsumsinya akan tetap merasa tidak lelah, tidak mengantuk dan energi yang cukup untuk beraktivitas. Karena tidak merasa lelah, maka membuat organ tubuh selalu aktif dan lebih cepat mengalami aus atau kerusakan.
  2. Taurine jika dicampur dengan kafein atau alkohol maka dapat memberikan efek yang berlebihan sehingga mempercepat kerusakan sel-sel yang ada dalam tubuh termasuk nefron sebagai unit fungsional ginjal. Apalagi jika zat ini dikonsumsi dalam waktu yang lama dan sering, maka dampak kerusakan ginjal akan semakin tinggi.

Bukti Penelitian Efek Samping Konsumsi Minuman Suplemen Energi

  1. Gaya hidup berupa kebiasaan konsumsi minuman suplemen energi meningkatkan resiko terkena gagal ginjal kronis sebesar 2,56 kali (Diyono dan Ratna Indriati, 2017)
  2. Konsumsi minuman berenergi dan bersoda meningkatkan resiko gagal ginjal kronis sebesar 1,56-9,37 kali dibanding individu yang tidak mengkonsumsi (Delima, 2014)
  3. Konsumsi minuman suplemen energi meningkatkan resiko gagal ginjal kronis 6,63 kali (Hidayati, Haripurnomo dan Suhadi, 2008)
  4. Penelitian pada hewan percobaan yaitu dengan pemberian minuman suplemen energi pada tikus menunjukkan bahwa tingkat kelelahan akibat aktivitas (berenang dan loncat) lebih banyak terjadi pada kelompok tikus yang diberi minuman suplemen energi. Hal ini bukan berarti minuman suplemen energi baik untuk aktivitas, namun tikus tidak mampu mengontrol aktivitas dan kelelahan yang dapat merusak organ jantung dan ginjal (Herwana, et.al, 2005)

Sumber :

Diyono dan Ratna Indriati. 2017. Analisis Gaya Hidup (Lifestyle) sebagai Faktor Resiko Penyakit Gagal Ginjal Kronis. Jurnal Ilmu Kesehatan Kosala. Volume 5 No. 2

Delima. 2014. Studi Kasus Kontrol Gagal Ginjal Kronik : Faktor Risiko Penyakit Ginjal Kronik-Studi Kasus Kontrol. Kemenkes RI. Jakarta.

Hidayati, Haripurnomo K., dan Suhardi. 2013. Hubungan Antara Hipertensi, Merokok, dan Minuman Suplemen Energi dan Kejadian Penyakit Ginjal Kronik. Berita Kedokteran Masyarakat. Volume 24 No. 2

Herwana, dkk. 2005. Efek Pemberian Minuman Stimulan Terhadap Kelelahan pada Tikus. Jurnal Universa Medicina Volume 4 No. 1

MEMBANGUN KARAKTER (CHARACTER BUILDING)
Selasa 8 Desember 202015:37 WIB

Keberhasilan suatu bangsa dalam mencapai tujuannya ditentukan oleh SDM suatu bangsa dan kualitasnya. Kualitas SDM itu sendiri dapat dilihat dari keteladanan para senior dan aparatur negara yang bermental baik, berwibawa, bersih, profesionalisme dan akuntabel. Maka setiap generasi muda harus mampu membangun KARAKTER yang memiliki WAWASAN KEBANGSAAN.

Cara membina karakter dapat dimulai pada hal-hal yang sederhana :

  • Saling menghormati dan menghargai baik terhadap senior maupun teman sebaya.
  • Mampu mengembangkan sikap kebersamaan dan saling tolong menolong sebagai ciri khas bangsa.
  • Memiliki rasa persatuan dan kesatuan tanpa membedakan kelompok manapun.
  • Memunculka sikap peduli terhadap orang lain maupun lingkungan tanpa pamrih apapun.
  • Memiliki moral dan akhlak sesuai nilai-nilai agama.
  • Perilakunya mencerminkan nilai budaya yang positif.

 

Revolusi hanya benar-benar revolusi, jika ini adalah perjuangan terus-menerus bukan hanya melawan musuh tapi perjuangan batin, berjuang dan menundukkan semua aspek negatif yang menghambat dan merusak (Bung Karno).

Find us on :
STIKES PANTI KOSALA
Jalan Raya Solo – Baki Km. 4 Gedangan, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo,
Jawa Tengah, Indonesia
Telp. : (0271) 621313 Faks. : (0271)621672
Email. stikespantikosala@gmail.com
LOGIN E-JURNAL DIKTI